Dalam beberapa tahun terakhir, sistem pangan global semakin mengalami tekanan akibat berbagai faktor seperti pertumbuhan populasi, perubahan iklim, dan degradasi lingkungan. Oleh karena itu, menjamin ketahanan pangan bagi populasi global yang terus bertambah dan juga melindungi lingkungan menjadi sebuah tantangan besar. Namun, praktik pertanian baru yang dikenal dengan nama Panenjp telah muncul sebagai solusi potensial terhadap permasalahan mendesak ini.

Panenjp, yang merupakan singkatan dari “Produksi Bersama Padi dan Nitrogen yang Diperkaya”, adalah metode pertanian berkelanjutan yang menggabungkan penanaman padi tradisional dengan penggunaan tanaman pengikat nitrogen. Pendekatan inovatif ini dikembangkan di Jepang dan juga mendapatkan popularitas di negara lain.

Fitur utama Panenjp adalah budidaya tanaman pengikat nitrogen bersamaan dengan tanaman padi. Tanaman tersebut, seperti kacang-kacangan atau semanggi, memiliki kemampuan untuk mengubah nitrogen di atmosfer menjadi bentuk yang dapat digunakan oleh tanaman lain, termasuk padi. Dengan menanam tanaman pengikat nitrogen di sela-sela sawah, petani dapat mengurangi kebutuhan akan pupuk sintetis, yang merupakan sumber utama emisi gas rumah kaca dan polusi air.

Selain mengurangi dampak lingkungan dari pertanian, Panenjp juga menawarkan beberapa manfaat bagi ketahanan pangan. Dengan meningkatkan efisiensi penggunaan nitrogen dalam budidaya padi, petani dapat meningkatkan hasil panen dan mengurangi biaya produksi. Hal ini dapat membantu meningkatkan produksi pangan dan menjadikan pertanian lebih layak secara ekonomi, terutama bagi petani skala kecil di negara-negara berkembang.

Selain itu, Panenjp telah terbukti meningkatkan kesehatan tanah dan keanekaragaman hayati, karena tanaman pengikat nitrogen membantu memperkaya tanah dengan bahan organik dan mendorong pertumbuhan mikroorganisme yang bermanfaat. Hal ini dapat menghasilkan sistem pertanian yang lebih berketahanan dan berkelanjutan serta lebih mampu menahan dampak perubahan iklim dan tekanan lingkungan lainnya.

Salah satu keunggulan utama Panenjp adalah kemampuannya beradaptasi terhadap berbagai kondisi agroekologi dan sistem pertanian. Metode ini dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam praktik budidaya padi yang sudah ada dan tidak memerlukan perubahan signifikan dalam teknik pertanian atau infrastruktur. Hal ini menjadikannya solusi praktis dan hemat biaya bagi petani yang ingin meningkatkan keberlanjutan operasi mereka.

Secara keseluruhan, kebangkitan Panenjp mewakili perkembangan yang menjanjikan dalam upaya mencapai produksi pangan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan. Dengan menggabungkan praktik pertanian tradisional dengan teknik inovatif, Panenjp menawarkan pendekatan holistik untuk mengatasi tantangan ganda yaitu ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan. Seiring dengan meningkatnya minat terhadap metode ini, metode ini berpotensi mengubah pertanian dan membantu membangun sistem pangan yang lebih berketahanan dan berkelanjutan di masa depan.